<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=18824682&amp;blogName=ImajinasiKosong&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLACK&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fusie.blogspot.com%2Fsearch&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fusie.blogspot.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

23 March 2008

sebuah tujuan


terlalu lama diam ternyata benar-benar membosankan. terlebih jika hanya terbaring di dalam suatu tempat beserta tumpukan obat. apa boleh buat, cuma itu yang bisa saya lakukan dalam seminggu terakhir ini. tidur - makan - tidur - minum - tidur. untunglah sekarang sudah berjalan seperti biasa lagi. saya bisa kembali menikmati dunia, seperti layaknya saya yang dulu. menyenangkan memang. saya akui itu! dimulai dengan kegiatan kuliah yang sepulangnya saya habiskan untuk nonton bersama teman-teman yang lain, sampai menghadiri acara pernikahan teman lama saya. walaupun jumatnya saya terpaksa ke kantor untuk memenuhi panggilan si bos. mau tidak mau ya saya layani.

berbicara tentang sebuah pernikahan. pada pesta pernikahan kemarin. saya dan seorang teman, duduk di pojokan ruangan. hanya ada saya dan dia, hanya kami berdua, sebelum teman-teman yang lain menemukan kami pada akhirnya untuk bergabung.
"ajeng cantik!" begitulah katanya. saya hanya bisa tersenyum sambil sesekali menyuapkan nasi beserta laukpauk ke mulut. "tiga bulan lagi" tiba-tiba dia kembali berucap. apa maksudnya? saya tidak mengerti. tak lama kemudian dia menjelaskan mengenai pernikahannya yang juga sebentar lagi akan dilaksanakan. sedikit kaget, walaupun saya sudah tau, pasti sebentar lagi saatnya buat dia.


saat itu dia bercerita tentang indahnya suatu hubungan. sekali lagi saya hanya berperan sebagai pendengar disitu. seperti mendengarkan sebuah dongeng pengantar tidur. saya mendapatkan banyak cerita seru darinya, tentang suatu hubungan, tentangnya dan juga tentang pujaan hatinya yang kini sedang menuntut ilmu di negeri seberang. benar-benar dongeng yang indah. sayang saja saat itu saya sedang tidak berada di tempat tidur. lalu tiba-tiba dongeng itu seketika berubah menjadi sebuah pertanyaan. seperti mimpi buruk yang membangunkan saya dari lelapnya tidur. dia menanyakan tentang saya. tentang indahnya suatu hubungan yang saya miliki. tentang kapan waktu itu akan datang. saya tertawa, kemudian terdiam. saya bingung. haruskah pertanyaan ini dijawab? kemudian saya teringat pada beberapa waktu lalu, saat saya membaca sebuah artikel dari sebuah majalah. entahlah saya lupa nama majalahnya apa. dan berdasar artikel itu pulalah akhirnya saya menjawab pertanyaan itu. "gue percaya dengan yang namanya cinta. suatu hari nanti gue mau punya anak dari rahim gue ndiri. namun sejauh ini, gue masih ga tau tentang tujuan pernikahan itu sendiri buat apa. apa lo tau tujuan pernikahan elo ndin?". dia terdiam, dan saya melanjutkan makanan yang masih tersisa di piring.

foto : dari sini

Labels:



13 March 2008

yogyakarta



kala itu, saya pernah berada di sebuah kota yang letaknya berada cukup jauh dari kota yang sekarang saya tempati. adalah sebuah kota yang bisa dibilang damai pada saat itu. jauh dari segala keriwehan dan kerusuhan yang ada. kota ini membuat saya sedikit irit untuk masalah keuangan, terbukti dengan jajanan makanan yang murah, serta kebutuhan transportasi yang menurut saya lebih baik diabaikan, karena terkadangpun hanya dengan berjalan kaki, saya bisa sampai ke tempat tujuan, mungkin karena jarak disana tidak terlalu jauh dan polusi udara juga tidak terlalu berpengaruh, maklum saja kotanya tak seluas jakarta.

orang-orang sering menyebutnya sebagai kota pelajar atau mungkin ada juga sebagian yang lain menamakannya sebagai kota gudeg. disanalah saya menghabiskan beberapa tahun untuk menuntut ilmu. menyelesaikan pendidikan menengah atas. hingga akhirnya saya kembali lagi ke kota kelahiran saya, jakarta.

kedatangan pertama saya ke kota ini sungguh sangat tidak disengaja. saya yang baru saja lulus sekolah menengah pertama, ingin sekali merasakan kehidupan mandiri. seorang wali kelas lalu mereferensikan sebuah sekolah berasrama di kota muntilan. sebuah sekolah yang katanya mempunyai sistem yang ketat dan gemblengan yang kuat. saya merasa tertarik saat itu, maka pergilah saya ke kota muntilan dengan beberapa teman untuk mengikuti ujian saringan masuk. sangat disayangkan, dari kami berlima (saya dan teman-teman), hanya dua yang lulus. setelah mengucapkan selamat, dengan lesu saya dan beberapa teman yang lain akhirnya berniat untuk pulang. tapi sebelumnya, kami teringat dengan omongan wali kelas kami yang juga pernah mereferensikan sebuah sekolah homogen di yogyakarta, cukup unik menurutku, walaupun sebenarnya tanpa harus ke yogyakartapun, sekolah seperti itu banyak ditemui di jakarta.
siang hari di kota muntilan, kami memulai perjalanan menuju kota yogyakarta, tepatnya sekolah homogen itu. sesampainya disana, kami melakukan test ujian saringan masuk. kebetulan hari itu adalah gelombang yang terakhir. test-menunggu pengumuman-lulus. saya diterima! dan kedua teman saya yang lain? lagi-lagi tidak. maaf.
seperti itulah suatu awal yang tidak disengaja, yang menyebabkan saya akhirnya menetap di kota yogyakarta untuk beberapa masa.
"walau kini kau t'lah tiada tak kembali
namun kotamu hadirkan senyummu abadi
ijinkanlah aku untuk s'lalu pulang lagi
bila hati mulai sepi tanpa terobati"

by : kla project - yogyakarta

foto : dari sini

Labels:



08 March 2008

sedang bosan


dikarenakan sedang bosan disuatu tempat, akhirnya saya mulai menjelajah dan menemukan alat perusak jari dan keyboard. ugh!
setelah beberapa kali, akhirnya dengan sangat terpaksa saya menyudahinya. tidak sanggup lagi.

64 words
silahkan jika ada yang mau memberi pelajaran bagi jari-jarinya. bisa kalahkan saya? tentu saja!

Labels:



03 March 2008

manusia terhebat


dia adalah..
partner nonton terbaik. teman berbincang yang asik ketika berbicara tentang awan dan bintang. penggila cerutu, sehingga saya punya jadwal tersendiri untuk menemaninya ke menteng. dosen paling asik, terbukti cukup banyak mahasiswa yang mampir ke rumah. montir yang pintar, tahu akan segala sesuatunya jika pito sedang sakit. dia adalah manusia terhebat yang saya miliki.


ps : happy birthday dad!